BENDAHARA DESA GELAPKAN DANA RASKIN LEBIH RP 26 JUTA

Lumajang – Penggelapan dana raskin nilainya mencapai lebih dari Rp 26 juta yang diduga dilakukan Iwan Sudarmasi M (32), Bendahara Dusun Krajan Desa/Kecamatan Jatiroto, Lumajang dilaporkan polisi.

Semula penggelapan ini dilaporkan ke Polsek Jatiroto. Namun, dalam perkembangannya perkara itu dilimpahkan ke Unit Pidana Khusus Satuan Reskrim Polres Lumajang.

Kapolsek Jatiroto AKP M Toha membenarkan laporan tersebut. Munculnya kasus ini setelah pihak tersangka ditegur Bulog wilayah Lumajang.

“Namun, setelah dilaporkan ke Polsek Jatiroto, perkaranya kita limpahkan ke Satuan Reskrim Polres Lumajang untuk penanganan selanjutnya,” kata AKP M Toha kepada wartawan, Sabtu (23/7/2011).

Menurutnya, pihak Bulog menyatakan bahwa setoran dana raskin untuk Januari yang besarnya mencapai Rp 26.040.000 belum dibayar oleh Desa Jatiroto. Kenyataan itu membuat perangkat desa setempat kaget. Pasalnya, dana itu telah terkumpul dari penyaluran raskin Bulan Januari dan telah dihimpun bendahara.

“Rupanya, dana itu tidak disetorkan dan digunakan untuk kepentingan pribadinya. Makanya, akhirnya ia dilaporkan oleh Kepala Desa Jatiroto yang bernama Nujum (47), untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tambahnya.

Laporan ini, kata dia, dibuat setelah muncul indikasi pemalsuan data bahwa seolah-olah telah mengembalikan dana tersebut. Sementara pihak Polres Lumajang yang menangani kasus ini belum bisa dikonfirmasi.(fat/fat)
sumber : http://us.surabaya.detik.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *