PENYUMBANG GLOBAL WARMING PETERNAKAN

MEDAN – Global Warming ditenggarai sebagai penyebab banyaknya bencana alam yang terjadi belakangan ini. Bencana banjir, tsunami, tornado dan lainnya disebut-sebut sebagai akibat dari ulah manusia sendiri.

“Kita sendiri ini penyebab Global Warming, karena menggunakan bahan-bahan industri seperti kendaraan, penggunan listrik yang berlebihan dan lain sebagainya,” ujar pembicara seminar bertajuk ‘Stop Global Warming’, Hung Jen.

Menurut Hung Jen, penyebab dari Global Warming sendiri adalah  kelebihan jumlah gas rumah kaca pada atmosfir bumi. Sehingga sinar matahari yang masuk ke bumi tidak bisa didstribusikan keluar, dan menyebabkan panas didalam lingkaran bumi.

Dari panas tersebut, timbullah tekanan-tekanan yang menyebabkan bergeraknya lempengan-lempengan bumi, yang menyebabkan terjadinya gempa. Dan mencairnya bongkahan es di kutub utara sehingga menyebabkan banjir dan hujan es dibeberapa negara bagian barat. “Atmosfir kita sekarang ini mengandung Karbondioksida sebesar 72 persen, Metana 18 persen dan Nitrogen oksidan 9 persen,” ujarnya malam ini.

Hung Jen mengatakan penyumbang terbesar Global Warming, berasal dari industri peternakan, yaitu sebesar 51 persen. Sedangkan untuk emisi yang disebabkan dari transportasi kontribusinya sebesar 18 persen didunia.

Pada seminar yang diadakan di Universitas Sutomo, Jalan Sutomo Ujung No 28 D Medan, Hung Jen mengatakan untuk menghentikan Global Warming ada beberapa solusi yang dapat diterapkan. Diantaranya mengurangi pengunaan kendaraan bermotor menggantinya dengan teknologi yang ramah lingkungan seperti kendaraan berteknologi matahari. Lalu memanam pohon sebanyak-banyaknya.

Dan sebagai solusi untuk mengurangi emisi dari industri peternakan, manusia harus mulai mengurangi konsumsi daging.

“Manusia harus melakukan pencegahan berdasarkan ilmu pengetahuan, bukan suka atau tidak suka, kalau tidak bumi akan hancur dan kita pun punah,”ujarnya.

Seminar bertajuk ‘Stop Global Warming’ itu dihadiri sekitar 50 orang yang terdiri dari murid-murid SMA, pelaku bisnis dan mahasiswa. Pada seminar itu, Hung Jen menyerukan agar peserta yang hadir mau menjadi duta Global Warming dan dapat berpartisipasi di Stop Global Warming Medan Community. Komunitas orang medan yg peduli pada tindakan pencegahanterhadap global warming yg sdg mengancam kelangsungan hidup manusia.
sumber: http://waspada.co.id

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *