PLPG UNIMED HANYA SEKALI UJIAN ULANGAN

MEDAN (Berita): Sebanyak 4.572 peserta mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Gelombang I tahun 2011 di Universitas Negeri Medan (Unimed). Para peserta tersebut berasal dari guru SD yang ada di 11 kabupaten/kota.

Hal itu disampaikan Pembantu Rektor IV  Unimed, Berlin Sibarani saat temu pers di Unimed, kemarin. Jumlah tersebut, katanya, berasal dari 11 kabupaten/kota seperti Deliserdang, Labuhan Batu, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu Utara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Toba Samosir, Medan, Tanjung Balai, Tebing Tinggi, dan Sumatera Utara khusus SLB.

“Peserta terbanyak berasal dari Medan sebanyak 1.620 orang, kemudian diikuti Deli Serdang sebanyak 1.208 orang,” sebutnya. Lebih lanjut Sibarani mengatakan pembekalan dan pemberangkatan instruktur PLPG gelombang I akan dilaksanakan pada 23 Juli 2011. Pelaksanaan diklat sendiri, ucapnya, dilaksanakan pada 25 Juli sampai 3 Agustus 2011.

Pelaksanaan diklat akan dibagi kedalam tiga daerah yakni Unimed, Dinas Pendidikan Kota Medan, dan Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang. Sibarani mengatakan pelaksanaan PLPG kali ini terjadi beberapa perubahan. Dia menyebutkan salah satunya adalah ujian ulangan hanya dilakukan sekali dimana sebelumnya dilakukan dua kali. “Jadi bagi peserta yang dinyatakan tidak lulus hanya boleh melakukan ulangan sekali saja,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, diklat kali ini juga disertai dengan workshop. Melalui workshop tersebut, katanya, guru diharuskan   menghasilkan produk nyata, seperti sebuah penelitian dengan diberi waktu 38 jam. Untuk itu, jelasnya, ada poin-poin yang harus dibawa peserta sebelum mengikuti  pelaksaan diklat.

Poin tersebut, katanya, seperti pas photo terbaru berukuran 3X4 cm sebanyak dua lembar, foto kopi tanda pengenal seperti KTP, SIM atau identitas diri lainnya. Fotokopi ijazah S-1 atau D-IV, serta ijazah S-2 dan atau S-3 bagi yang memiliki dan disahkan oleh perguruan tinggi yang mengeluarkan sebanyak satu rangkap. Selain itu fotokopi SK pengangkatan dan SK terakhir yang disahkan oleh pejabat terkait sebanyak satu rangkap, fotokopi SK mengajar dari kepala sekolah yang disahkan oleh atasan sebanyak satu rangkap.

Sibarani menyebutkan selain PLPG ada juga program sertfikasi melalui portofoli. Namun untuk portofolio hanya150 orang yang berhak disertifikasi lewat fortopolio. Tidak sampai 10% dari sekitar 16.000 quota di Unimed yang memilih melalui fortopolio.

Jumlah tersebut, kata Sibarani belum lagi ditambah dengan 360 peserta PLPG juga yang merupakan limpahan dari Nomensen karena tidak memiliki program studi tertentu seperti pendidikan. “Yang penting PLPG tidak pernah bayar malah peserta mendapat biaya Rp125.000 per hari. Biaya itu untuk akomodasi dan konsumsi,” sebutnya.

Sibarani memaparkan PLPG adalah tahapan kedua setelah diverifikasi oleh LPMP yakni tahapan berkas. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru agar semakin terampil mengajar dan menguasai bidang studi, serta menampilkan perilaku-perilaku yang baik.(aje)
sumber: http://beritasore.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to PLPG UNIMED HANYA SEKALI UJIAN ULANGAN

  1. It is obvious that you choose to take great pride in some recoverable format quality informative articles. Your article is writing I’m able to really appreciate. Maintain the best work.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *