BKKBN RANGKUL 50,88% PESERTA KB BARU DI SUMUT

MEDAN (Berita): Pada semester I tahun 2011, jumlah peserta KB baru yang berhasil dirangkul Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencapai 189.488 peserta atau 50,88% dari target Kontrak Kinerja Provinsi (KKP) yang ditetapkan.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut, H Nofrijal SP MA mengatakan, pencapaian peserta KB baru di semester I tahun 2011 yang berhasil didata, tercatat tidak jauh beda dengan pencapaian tahun 2010 sebesar 50,87%.

“Pencapaian peserta KB baru tertinggi di Sumut pada Medis Operasi Pria (MOP) yang mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pencapaian KKP pada MOP tahun 2011 sudah tercapai di semester I, yakni 2.352 atau 112,64% dari target 2.088 sasaran,” kata Nofrijal dalam pemaparan realisasi KKP Provinsi s/d Juni 2011, di Hotel Dharma Deli Medan, Kamis (21/07) sore.

Nofrijal memafarkan, indikator KKP yang direalisasikan di semester I 2011 pada IUD dicapai 189.488 peserta (50,88%) dari target 372.401 peserta, Medis Operasi Wanita (MOW) 13.495 peserta (57%) dari target 23.674 peserta, Implant 4.594 peserta (53,34%) dari target 8.612 peserta.

Sementara, peserta Suntik yang tercapai sebanyak 66.227 (53,25%) dari target 124.377 peserta, Pil 67.118 peserta (55,65%) dari target 120.600 peserta. “Yang masih kecil pencapaian peserta KB baru terjadi pada alat kontrasepsi Kondom sebesar 20.266 (33,78%) dari target 60,000 peserta,” jelasnya.

Nofrijal yang didamping Kabid Pengendalian Penduduk BKKBN Sumut, Hj Rohani, Kabid Pelatihan dan Pengembangan Temazaro Zega MKes, Kabid KB Hj Yusnaini serta Kasubid Advokasi dan KIE Anthony SSos menambahkan, pencapaian peserta KB Baru yang tertinggi dicapai terjadi di Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) sebesar 97%, Labuhanbatu Utara (Labura) 69% dan Batubara 67%.

“Bila dibandingkan di tingkat nasional, pencapai peserta KB Baru Pria-Vasektomi yang dilayani di Sumut mencapai persentase tertinggi se-Indonesia. Ini pencapaian yang luar biasa, sehingga kita sudahminta dukungan pembiayaan tambahan ke BKKBN Pusat,” jelasnya.

Sementara itu, jumlah peserta KB aktif di Sumut pada semester I 2011 sebesar 1.456.460 peserta atau sebesar 96,86% dari perkiraan sebesar 1.503.664 peserta, dengan rincian mix kontrasepsi IUD 147,898 (96,27%), MOW 114.944 (97,45%), MOP 5.343 (106,24%), Kondom 88.174 (96,16%), Implant 134.392 (100,49%), Suntikan 485.586 (96,47%) dan Pil 501.262 (96,37%).

Dijelaskannya, dalam realisasi KKP semester I tahun 2011, pihaknya telah melakukan upaya penguatan kemitraan, promosi dan sosialisasi, capacity bundling dan pelayanan bakti sosial di sejumlah kab/kota, seperti rapat kerja daerah Penguatan Revitalisasi Program KKB Sumut, pembentukan kesepakatan operasional bersama TNI – IBI, pelatihan CTU IUD dan Implant untuk 2.000 bidan dan dokter, Pra Bakti Sosial TNI –
KB – Kesehatan bersama Aster Panglima TNI, pencanangan Baksos TNI dan Baksos IBI KB – Kesehatan tingkat Provinsi dan Kab/Kota, Roadshow Semarak Hari Keluarga tingkat nasional di Sumut dan puncak peringatan Hari Keluarga tingkat Nasional dan Provinsi.

Ke depan di semester II 2011, BKKBN akan fokus pada sasaran Pasangan Usia Subur (PUS) dengan usia muda, ibu hamil dan menyusui, remaja usia 10 – 24 tahun, keluarga miskin perkotaan dan pedesaan, keluarga balita, anak remaja dan lansia serta mensosialisasikan suami dengan anak lebih dari 2.(pan)
sumber: http://beritasore.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to BKKBN RANGKUL 50,88% PESERTA KB BARU DI SUMUT

  1. Most I can say is, I’m not sure what to express! Except of course, for the great tips which are shared with this blog. I am able to think of a zillion fun approaches to read the content articles on this site. I think I will ultimately make a move making use of your tips on that matter I could not have been able to deal with alone. You had been so thoughtful to allow me to be one of those to benefit from your valuable information. Please know how significantly I am thankful.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *