KARTU JAMKESMAS YANG LAMA MASIH BERLAKU

Sejak Juli 2011, pemutakhiran data base kepesertaan Jam­kes­mas di kab/kota seluruh In-donesia sudah tidak berlaku lagi. Kasi Jaminan Kesehatan Dinkes Sumut Alexander Gul-tom mengatakan ada 8 kab/kota yang sudah mengirimkan data base kepesertaan Jamkesmas dan ini dibatalkan dengan ada­nya surat Menkes tersebut.

Pembatalan tersebut sesuai dengan Surat Menteri Kesehatan Republik Indonesia yang ditujukan kepada seluruh Bu-pa-ti/Walikota perihal penggunaan data base Kepesertaan Program Jamkesmas dengan Nomor TU/Menkes/1395/VII/2011 . Dikatakan, masih 280 kab/kota yang telah mengirimkan data base kepesertaan program Jam­kesmas sampai pertengahan Juni 2011.

Sesuai dengan arahan Wakil Presiden, perlunya unifikasi data untuk seluruh kegiatan terkait penanggulangan kemis-kinan, maka pendataan penduduk dilaksanakan Juli 2011 oleh BPS yang bekerjasama dengan Tim Nasional Percepatan Percepatan Penanggulangan Ke­mis­kinan. Hasil pendataan ber-isikan daftar nama dan alamat dari 40 persen penduduk dengan status ekonomi paling rendah di Indonesia.

Data ini akan mengacu pada Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari Kementerian Dalam Negeri yang diharapkan tersedia pada akhir tahun 2011 dan data tersebut akan digunakan secara nasional sebagai acuan seluruh program pengentasan kemiskinan, termasuk menjadi acuan data base nasional kepesertaan program Jamkesmas.

Mempertimbangkan efisiensi dana, percetakan kartu serta pendistribusiannya di tahun 2012 yang mengacu pada data base NIK, maka dengan begitu, surat keputusan Bupati/ Wali­kota tentang kepesertaan Jam­kesmas tahun 2011 tidak diberlakukan.

Walaupun data base Jam­kesmas 2011 tidak diberla­ku-kan lagi, namun kartu Jam-kesmas yang lama masih tetap berlaku sepanjang belum diberlakukannya kepesertaan dengan kartu yang baru. Warga miskin dan tidak mampu di luar data base kepesertaan program Jam­kesmas, pembiayaannya dija-min pemerintah setempat.

Kadis Kesehatan Prov Sumut dr Candra Syafei SpOG saat dikonfirmasi berharap agar kab/kota melaksanakan hal ter­sebut. “Itu untuk keseragaman pelayanan seperti pelayanan kesehatan dan pendidikan. Jadi kartu Jamkesmas lama masih tetap berlaku,” ujarnya singkat.
sumber: http://medan.jurnas.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *