KAJATI SUMUT MINTA BPKP AUDIT KORUPSI RAHUDMAN RP 13 M

MEDAN – Kasus korupsi mantan Sekda Tapsel yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Medan, Rahudman Harahap selalu menjadi perhatian. Pasalnya ia yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, namun hingga saat belum juga diperiksa.

Kepala Kejati Sumut, AK Basuni Masyarif yang baru menjabat sekitar 3 bulan ini, mengatakan mandegnya kasus korupsi Rahudman dikarenakan belum adanya hasil resmi audit BPKP terkait kerugian negara yang disebabkan oleh Rahudman.

“Mengenai kasus Wali Kota. Sejak tiga hari saya dilantik dan melaksanakan tugas disini, sudah dilakukan ekspose. Dari hasil ekspose, ada beberapa persyaratan yang belum dipenuhi kejasaan tinggi. Yakni audit BPKP terhadap perkara yang dituduhkan kepada Rahudman. Kami minta kepada BPKP untuk mengaudit,” ungkapnya yang ditemui www.tribun-medan.com, Kamis (21/7).

Menurutnya, untuk mendapatkan izin pemeriksaan dari Presiden, maka harus dilampirkan juga hasil audit BPKP. (rif/tribun-medan.com)
sumber: http://medan.tribunnews.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *