TINGGAL DI “GUBUK DERITA” – SAIMUN HARAPKAN BANTUAN PEMERINTAH

Hari ini, Kamis  (21/7), Pemkab La­bu­hanbatu Utara (Labura) akan mem­peringati Hari Jadi ke-3 dan resepsinya direncanakan digelar di halaman kantor bupati. Di usianya yang masih belia, masih ada warga kurang mampu yang membutuhkan perhatian dari pemerintah atas nasibnya yang kurang beruntung.

Salah satu warga yang kurang be­runtung tersebut adalah Saimun (75) yang sekarang tinggal di pondok se­derhana di Dusun VIII Desa Siduadua Kecamatan Kualuhselatan. Pria gaek tersebut hidup di gubuk yang dibangun di atas lahan pekarangan rumah mantan Kades Siduadua Abd Rahman Ri­tonga.

Untuk memenuhi kebutuhan se­hari-hari, Saimun yang tinggal sen­dirian itu menggantungkan hidupnya pada pemberian Abd Rahman yang merasa bertanggungjawab atas penderitaan pria yang merantau dari Pulau Jawa beberapa tahun lalu.

Sejak dua tahun lalu Saimun tidak dapat berjalan karena menderia sakit. Bahkan untuk mandi saja pria uzur ini sudah tidak sanggup lagi karena pe­nyakit yang dideritanya. “Saya sudah lama tidak mandi karena tidak bisa berjalan. Saya mengharapkan bantuan untuk mengobati penyakit yang saya derita,” keluhnya saat menerima bantuan dari Ketua LSM Badan Analisa Deteksi Anggaran Inventaris (BADAI) RI Kualuh­selatan Rusli Efendi, kema­rin.

Sementara Rusli Efendi yang memberikan bantuan berupa baju koko, kain sa­rung, peci dan segoni beras kepada kakek itu mengaku me­rasa terpanggil dengan kon­disi Sai­mun. Apalagi dalam waktu dekat umat Islam akan melaksanakan iba­dah Pua-sa Ramadan. “Kita mencoba ber­bagi dengan warga yang kurang mam­pu sesuai dengan kesanggupan kita,” katanya.

Ia mengharapkan, Pemkab Labura dapat memerhatikan kondisi warga­nya yang kurang beruntung. Apalagi, saat ini Labura telah memiliki Dinas Sosial dan Tenaga Kerja.

Hal senada juga dilontarkan Abd Rah­man Ritonga yang menyediakan lahan pe­karangannya untuk tempat berteduh Sai­mun. “Hanya inilah yang bisa saya perbuat untuk menolong­nya,” kata Abd Rahman. Dia berharap,  pemerintah dapat memberi perhatian kepada warga yang kurang mampu.
Sukardi | Aekkanopan | Jurnal Medan
sumber: http://medan.jurnas.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to TINGGAL DI “GUBUK DERITA” – SAIMUN HARAPKAN BANTUAN PEMERINTAH

  1. Very well written information. It will be useful to anyone who usess it, including me. Keep up the good work – can’r wait to read more posts.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *