SEJUMLAH PELANGGARAN OKNUM PNS DITANGANI

Sidikalang, (Analisa): Sejumlah pelanggaran yang dilakukan oknum pegawai negeri sipil (PNS) telah ditangani UPM (Unit Pengaduan Masyarakat) Kabupaten Dairi. Substansi tersebut juga dibahas dalam rapat bersama anggota, Selasa (19/7).

Edward Hutabarat, Ketua UPM menjelaskan, beberapa pengaduan mempunyai nilai akurasi tinggi namun laporan tertentu diduga tidak berdasar atau mencari-cari kesalahan.

Terhadap penyimpangan, solusi ditempuh sesuai kategori penyelewengan. Kepala Sekolah salah satu SD Kecamatan Lae Parira misalnya, melakukan pemotongan terhadap gaji guru masing-masing Rp 100 ribu. Setelah diproses, diambil kesimpulan agar oknum bersangkutan mengembalikan kerugian itu.

Hal serupa terjadi di salah satu SMPN Sumbul dimana BSM (bantuan siswa miskin) disunat Rp 80 ribu per siswa. Atas kasus itu, kepala sekolah diwajibkan mengembalikan seluruh hak pelajar.

Edward membenarkan, adanya tingkah oknum camat mempersulit bawahan dalam pengurusan kepangkatan.

Konsekuensinya, pejabat itu dipindahkan dari Kecamatan Berampu ke Siempat nempu hulu.

Pada bagian lain, Edward mengutarakan adanya pengaduan warga seputar percaloan CPNS. IS, perempuan bersatus PNS bertugas di Desa Huta Rakyat Kecamatan Sidikalang bersama anaknya menjanjikan dapat meloloskan keluarga korban saat rekrutmen di Kantor Kementerian Agama. Korban terbuai akan mulut manis lalu menyerahkan sejumlah uang.

Namun ketika nama pemenang diumumkan, hasilnya nihil. Tim telah menyarankan agar diadukan ke polisi. Tetapi, korban akhirnya memilih menerima pengganti kerugian dalam bentuk surat tanah. Korban khawatir, kasus pidana tidak mengembalikan rupiah.

Ditambahkan, di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, penduduk melaporkan adanya kepemilikan ganda atas kios Pasar Sidikalang. Sehubungan itu, pimpinan di instansi terkait telah dimintai keterangan demi memecahkan masalah.

Begitupun, Edward menyesalkan ulah oknum LSM yang melelahkan kepala sekolah, kepala desa dan petugas di tingkat kecamatan. Oknum dimaksud berlagak seperti investigator. Jika permintaannya tidak diakomodir, dugaan kesalahan dilaporkan ke mana-mana.

Artinya, pekerjaan tidak dilakoni secara obyektif. Jika ke depan oknum itu masih mendatangi kepala sekolah, Edward berharap, lebih baik dilayani secara tertulis. Atau, dianya diminta klarifikasi ke institusi bersangkutan. Bila menyangkut pengelolaan dana BOS (bantuan operasional sekolah) diarahkan saja ke Dinas Pendidikan. Dipintakan, upaya pemerasan jangan dilayani.

Ditambahkan, kalau masyarakat merasa pelayanan aparatur mengecewakan, laporan dapat dilayangkan ke UPM beralamat di kantor Inspektorat jalan Rumah Sakit Umum Sidikalang. Atau, mengirim pesan singkat ke nomor 082168478383 atau telepon 0627 23723. (ssr)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

2 Responses to SEJUMLAH PELANGGARAN OKNUM PNS DITANGANI

  1. I’m still learning from you, but I’m trying to reach my goals. I absolutely love reading all that is posted on your blog.Keep the aarticles coming. I liked it!

  2. SEJUMLAH PELANGGARAN OKNUM PNS DITANGANI | Bus Sinabung Jaya is actually excellent as your other blog posts : D, regards for posting . “Love is like an hourglass, with the heart filling up as the brain empties.” by Jules Renard.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *