SEJAK JULI, JAMKESMAS 2011 BATAL

MEDAN (Berita) : Menteri Kesehatan RI membatalkan database kepesertaan Jamkesmas yang sudah di update oleh Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, terhitung sejak Juli 2011. Hal ini berdasarkan Surat Menkes RI No.TU/Menkes/1395/VII/2011 yang ditujukan kepada seluruh BupatiWalikota perihal penggunaan Data base Kepesertaan Program Jamkesmas.

Menanggapi surat Menkes RI, Dr dr Endang Rahayu Sedyaningsih MPH ini, Kadis Kesehatan Prov Sumut dr Candra Syafei SpOG yang dikonfirmasi berharap agar kabupaten/kota melaksanakan hal tersebut. “Itu untuk keseragaman pelayanan seperti pelayanan kesehatan dan pendidikan. Jadi kartu Jamkesmas lama masih tetap berlaku,” ujarnya singkat kepada wartawan, Rabu (20/07).

Sementara Sumut sendiri, timpal Kasi Jaminan Kesehatan Dinkes Sumut Alexander Gultom mengatakan ada 8 kabupaten/kota yang sudah mengrimkan data base kepesertaan Jamkesmas dan ini dibatalkan dengan adanya surat Menkes tersebut.

Isi surat Menkes RI tersebut berisi sesuai dengan arahan Bapak Wakil Presiden tentang perlunya unifikasi data untuk seluruh kegiatan terkait penanggulangan kemiskinan, maka pendataan penduduk dilaksanakan Juli 2011 oleh BPS bekerjasama dengan Tim Nasional Percepatan Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. Hasil pendataan berisikan daftar nama dan alamat dari 40 persen penduduk dengan status ekonomi paling rendah di Indonesia.

Data ini akan mengacu pada Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari Kementerian Dalam Negeri yang diharapkan tersedia pada akhir tahun 2011. Data ini akan digunakan secara nasional sebagai acuan seluruh program pengentasan kemiskinan, termasuk menjadi acuan data base nasional kepesertaan program Jamkesmas.

Dalam surat tersebut juga disebutkan hal ini mempertimbangkan efesiensi dana. Maka pencetakan kartu dan pendistribusiannya pada tahun 2012 dengan mengacu pada data base sesuai NIK. Dengan begitu, surat keputusan Bupati/Walikota tentang kepesertaan Jamkesmas tahun 2011 tidak diberlakukan.

Sedangkan kartu Jamkesmas yang lama masih tetap berlaku sepanjang belum diberlakukannya kepesertaan dengan kartu yang baru. Warga miskin dan tidak mampu di luar data base kepesertaan program Jamkesmas, pembiayaannya dijamin pemerintah setempat. (don)
sumber: http://beritasore.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *