CUCI TANGAN, PEMUSNAH VIRUS FLU

KOMPAS.com – Cuaca yang tidak mendukung, seperti hujan dan panas dalam waktu-waktu yang sulit diprediksi bisa memicu seseorang terjangkit virus flu. Oleh karena itu kebiasaan mencuci tangan sangat dianjurkan untuk menghindari penyakit ini.   Tangan adalah penyebab terjadinya infeksi pada tubuh. Padahal kita tak mungkin menghindari kontak langsung dengan kuman melalui gagang pintu, uang, tombol lift, telepon atau tempat umum yang mungkin sudah terpapar kuman. Oleh sebab itu, kebersihan tangan merupakan hal yang mutlak dimiliki untuk menangkal serangan kuman dan virus.   Karena itu kebiasaan mencuci tangan ini dianjurkan dilakukan anak-anak hingga orang dewasa. Meskipun sabun tidak membunuh bakteri, namun fungsinya sama seperti saat mencuci piring, yaitu bakteri dan virus itu terbawa pergi bersama air yang mengalir. Penelitian juga menunjukkan dengan cuci tangan selama 10 detik, 90 persen bakteri dan virus akan menghilang dari tangan Anda.

Karena itu sangatlah penting mencuci tangan karena kita berkontak dengan jutaan kuman setiap harinya. Berikut beberapa langkah-langkah mencuci tangan yang benar: 1. Nyalakan keran, lebih diutamakan untuk menggunakan air yang tidak terlalu dingin atau air hangat yang mengalir. 2. Gunakan sabun cuci tangan cair (lebih diutamakan daripada sabun batangan). 3. Gosokkan kedua tangan baik telapak maupun punggung tangan, sela jari, dan kuku selama 20 detik. 4. Pastikan Anda membersihkan seluruh tangan terutama pada daerah sekitar kuku dan sela jari. 5. Basuh kedua tangan sampai bersih dengan air keran. 6. Gunakan handuk untuk mengeringkan tangan. 7. Matikan keran dengan menggunakan handuk karena Anda membuka keran dengan tangan Anda yang masih kotor.

Untuk menghindari flu, selain cuci tangan, Anda juga bisa menggunakan hand sanitizer(cairan pencuci tangan) dengan alasan kepraktisan. Namun hati-hati dalam setiap hand sanitizer mengandung alkohol sebagai anti bakteri. Sedikitnya hand sanitizer mengandung 62% ethyl alkohol disetiap botolnya, yang jika tertelan bisa berbahaya bagi anak.

Ada baiknya juga untuk menjaga kesehatan dari penyebaran kuman dengan menerapkan praktek “etiket batuk” – dengan kata lain penutup hidung dan mulut ketika batuk atau bersin, membuang tissu yang anda gunakan ketika batuk, setelah itu mencuci tangan Anda sesegera mungkin. Cara lain adalah menggunakan masker saat sedang menderita batuk.
sumber: http://nasional.kompas.com

This entry was posted in Informasi Kesehatan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *