UJIAN PAKET A DAN B – DISDIK TINDAK PKBM KUTIP BIAYA UJIAN

Sebanyak 3.665 peserta mengikuti Ujian Nasional Program Paket (UNPP) A dan B 2011, Selasa (12/7). Dari jumlah itu sebanyak 3.031 peserta paket B atau setara dengan SMP dan 634 paket A atau setara SD.

Kepala Dinas Pendidikan Sumut Drs Syaiful Syafri di­dam­pingi Ketua Penyelanggara UNPP di Sumut, Yuniar di kantor Dinas Pendidikan Sumut Jalan T Cik Ditiro Medan, mengatakan, rincian peserta paket B untuk regular sebanyak 2.732 orang dan yang gagal UN formal 299 orang. Sedangkan untuk peserta paket A regular se­ba­nyak 634 orang,  namun untuk paket A yang gagal UN formal atau tidak lulus UN tahun ini tidak ada karena kelulusan UN tahun ini 100 persen lulus.

Menurut Syaiful, pelaksanaan UNPP A, B dan C tidak di­kenakan biaya alias gratis, demikian pula ijazahnya, sebab biaya penyelenggaraannya di­tang­gung melalui dana APBN. Ka­rena itu dia minta agar para pengelola ujian paket agar benar-benar berkomitmen dan bersinergi dengan Dinas Pen­di­di­kan propinsi dan kabupaten/kota, sehingga nama baik jajaran pendidikan di Sumut tetap terpelihara.

Syaiful mengaku belum mendapat bukti adanya satuan pendidikan non formal kesetaraan seperti Balai Pe­ngem­ba­ngan Pendidikan Nonformal dan Informal (BP-PNFI), Sang­gar Kegiatan Belajar (SKB), PK­BM dan lainnya yang mengutip bi­aya ujian ataupun menjamin kelulusan dengan biaya mencapai jutaan rupiah.
Karena itu dia mengimbau jika ada kutipan biaya pada UN­PP diharapkan peserta ujian se­gera melaporkan ke Dinas Pendidikan setempat untuk ditindak tegas.
”Bagi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat dan pendidikan non formal lainnya jika terbukti mengutip uang pelaksanaan ujian kepada para peserta akan diberikan sanksi yang tegas bah­kan diblack-list,” tegas Syaiful Syafri.

Kepada para peserta ujian paket, Syaiful memotivasi un­tuk tidak “kecil hati” dengan ija­zah dari hasil ujian nasional pro­gram paket. Sebab status  ija­zahnya sama dengan  pendi­di­kan formal, bisa untuk me­lan­jutkan ke jenjang pendi­di­kan lebih tinggi atau mengikuti se­leksi penerimaan calon pe­ga­wai negeri sipil.
Sebelumnya, pada Selasa (5/7) telah digelar ujian paket C atau setara SMA sederajat. Untuk paket C regular keseluruhan sebanyak 4.106 orang di mana program IPA sebanyak 55 orang dan program IPS se­ba­nyak 4.051. Sedangkan, peserta paket C gagal UN formal program IPA sebanyak 68 orang dan program IPS sebanyak 170 orang.

Ketua Penyelanggara UNPP di Sumut, Yuniar mengatakan, ujian paket B danm A untuk periode I digelar pada 12 hingga 14 Juli.

Persyaratan untuk peserta yakni, peserta didik yang berasal dari satuan Pen­di­di­kan nonformal Penyelenggara Pendidikan kesetaraan, peserta didik yang pindah jalur dari Pen­didikan Formal ke Pendi­di­kan Nonformal kesetaraan dan peserta didik yang belajar melalui pendidikan non formal lainnya misalnya PKBM.
sumber: http://medan.jurnas.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *