RATUSAN HEKTARE LAHAN PERTANIAN REMBANG MENGANGGUR

REMBANG-MICOM: Ratusan hektare lahan pertanian di Kecamatan Sumber dan Kaliori, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, masih menganggur pada awal musim kemarau 2011. Petani kesulitan memperoleh air untuk mengairi sawah yang umumnya tadah hujan tersebut.

“Saat musim kemarau seperti ini, lahan pertanian memang banyak menganggur, terutama berada di lahan tadah hujan nonirigasi,” kata Sukranto, petani Dusun Kedungwatu Desa Kedungasem, Kecamatan Sumber, Minggu (17/7).

Menurut Sukranto, petani masih belum memanfaatkan lahan garapannya, karena khawatir musim kemarau akan berlangsung ekstrem.

“Kalau kemaraunya panjang, percuma ditanami. Karena bibit yang sudah ditanam mungkin tidak akan bisa tumbuh maksimal dan terancam bakal gagal panen. Kecuali, sawahnya berada di dekat saluran irigasi,” katanya.

Priyanto, petani lainnya di Dusun Kaligung Desa Meteseh, Kecamatan Kaliori, mengatakan para petani di wilayahnya memang masih cukup banyak yang membiarkan lahannya menganggur.

“Alasannya, rata-rata khawatir pertumbuhan tanamannya akan terganggu jika kemarau berlangsung ekstrim atau cuaca sangat panas. Maklum, sebagian tanah milik warga di daerah ini adalah sawah tadah hujan,” katanya.

Ia menjelaskan, umumnya lahan pertanian di kecamatan itu menganut pola tanam padi-palawija.

“Padi ditanam pada saat mulai musim penghujan, sedangkan palawija ditanam saat musim gadu atau masa peralihan musim penghujan ke kemarau,” katanya.

Namun, petani malah melewatkan musim gadu begitu saja, karena khawatir anomali cuaca pada 2010 terulang.

“Kini saat kemarau, petani justru ragu menanam. Mestinya petugas penyuluh lapangan bisa lebih giat mendampingi petani,” katanya menambahkan. (Ant/OL-10)
sumber: http://www.mediaindonesia.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to RATUSAN HEKTARE LAHAN PERTANIAN REMBANG MENGANGGUR

  1. Great website! I am loving it!! Will be back later to read some more. I am bookmarking your feeds also

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *