MENHUT : KESEMPATAN MEMPEROLEH PENDIDIKAN BERKUALITAS MINIM DI INDONESIA

Balige, (Analisa): Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengatakan, orang Indonesia tidak kalah hebat dengan luar negeri. Hanya saja, kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik masih minim di Indonesia.

“Orang bilang warga Amerika lebih hebat, karena mereka mendapatkan pendidikan yang lebih bermutu,” kata Menhut saat Pengukuhan 90 siswa-siswi SMAN 2, Yayasan Soposurung, Sabtu (16/7) di Balige, Toba Samosir.

Jadi, apa yang dilakukan Letjend TNI (Purn) Dr TB Silalahi membuat Asrama Soposurung sebagai salah satu cara menciptakan kesempatan bagi siswa-siswi untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas.

“Warga Sumut dan Indonesia bahagia memiliki tokoh seperti Pak TB Silalahi. Kalau saja 33 provinsi Indonesia ada 33 orang seperti Pak TB Silalahi, maka negara ini cepat maju. Bahkan dalam lima tahun sudah mampu mengejar Malaysia,” kata Menhut.

Menhut mengakui, dia memiliki anak yang sekolah di sekolah bertaraf internasional di Jakarta. Biaya per bulan Rp15 juta. Itu tidak di asramakan, di luar uang makan dan praktik lainnya. Sedangkan di Soposurung, orangtua siswa hanya menyumbang Rp 700 ribu. Para siswa diasramakan dan mendapatkan fasilitas pendidikan internasional.

“Jadi beruntunglah anak-anak yang masuk Asrama Soposurung ini. Saya sendiri punya cita-cita yang lama terpendam untuk punya sekolah seperti ini,” kata Menhut.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Asrama Soposurung TB Silalahi menyebutkan, tahun ini setidaknya ada 15 ribu yang mendaftar ke Yayasan Soposurung. Dari jumlah itu, diseleksi 1500 orang. Kemudian diseleksi lagi menjadi 500. Proses seleksi kemudian hingga tinggal 90 siswa-siswi. “Mereka yang terpilih adalah terbaik dari yang terbaik,” kata mantan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara zaman Presiden Soeharto itu.

Efect

Multiflier efect di bidang pendidikan di daerah ini, semua SMP membuat ruang khusus untuk mempersiapkan siswa-siswi mereka agar bisa masuk ke Asrama Soposurung.

Sekarang ini, sebut TB Silalahi, alumni Asrama Soposurung tersebar di berbagai wilayah dan internasional. Masuk USU 126 orang. Di ITB ada 172, UI ada 116 orang. Mereka yang mengambil S2 34 orang dan 13 di antaranya S2 di Korea Selatan, Thailand, Jepang, Australia dan negara lainnya. Juga ada lima yang mengambil PhD di Prancis, Australia dan Kyoto.

“Mereka sudah banyak bekerja di pemerintahan. 47 orang di Depkeu dan 33 orang menjadi dokter,” ucapnya.

Masalah biaya, katanya, selama 15 tahun para siswa-siswi gratis biaya pendidikan. Pihak yayasan mengeluarkan dana Rp 80 juta per bulan atau Rp1 milyar per tahun. Selama 15 tahun, setidaknya Rp15 milyar. “Sekarang biaya operasional per bulan sampai Rp250 juta. Jadi, perlu ada subsidi dari orangtua Rp700 ribu per bulan. Itupun, saya tetap subsidi Rp 50 juta per bulan,” ungkap TB Silalahi seraya menyebutkan bagi siswa-siswi yang lulus, ternyata tidak mampu, maka mereka tetap gratis.

Di Yasop, jelas TB, para siswa-siswi aktif berbahasa Inggris dan Mandarin untuk pemenuhan kualitas intelektual. Selain itu, mereka diberikan pemenuhan kualitas emosional dan spritual. “Kita harapkan, mereka tidak saja pintar tapi harus berkarakter,” jelas TB.

Turut memberikan motivasi Bupati Toba Samosir Kasmin Simanjuntak, Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu. Kapoldasu mengharapkan, para siswa-siswi Yasop menjadi pionir generasi muda yang tidak terlibat narkoba. “Karena sekali kena narkoba, maka rusak masa depan,” ungkap Kapolda.

Prosesi pengukuhan diselingi dengan atraksi, tarian, beladiri, dansa klasik dan atraksi sigale-gale dengan tema polisi lalulintas yang berhati bersih dalam menjalankan tugasnya. “Atraksi ini akan tampil pada acara penurunan bendera pada 17 Agustus di Istana Negara nanti. Presiden SBY minta setelah saya perlihatkan video atraksi ini,” ungkap TB Silalahi.

Turut hadir dalam acara itu, Bupati Humbahas Maddin Sihombing, Bupati Taput Toluto, Bupati Samosir Ir Mangindar Simbolon, Bupati Tobasa Kasmin Simanjuntak, Kapolda Irjen Wisjnu Amat Sastro, Kasdam I/ BB Brigjen Murdjito, Asisten I Pemprovsu Hasiholan Silaen dan sejumlah pengusaha baik dalam dan luar negeri. (nai)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *