RUMAH POTONG HEWAN HARUS BERSTANDAR ASUH

MedanBisnis – Medan. Setiap Rumah Potong Unggas dan Pengolahan Makanan (Food Processing), termasuk yang ada di Kota Medan, sangat diharapkan memiliki sistem pengelolaan yang mementingkan dan berstandarkan pada pentingnya daging yang aman, sehat, utuh dan halal, atau yang disebut dengan ASUH.
Untuk itu, sebuah rumah potong unggas dan pengolahan makanan harus bisa menghasilkan daging segar dan beku yang dihasilkan oleh perusahaan dengan penerapan susunan HACCP serta QCC (quick, clean and cool) serta pengawasan ketat dari tenaga ahli di bidangnya.

“Berbagai daging produk olahan, misalnya sosis, nugget, bakso, serta yang lainnya, yang dihasilkan oleh rumah potong unggas dan pengolahan makanan seperti yang dimiliki oleh Expravet Nasuba di Jalan Yos Sudarso Medan, kami yakini pasti diproses dengan penerapan susunan HACCP serta QCC (quick, clean and cool) serta pengawasan ketat dari tenaga ahli di bidangnya,” ujar Ketua Darma Wanita Persatuan Kota Medan, Ny Suti Syaiful Bakhri, beserta rombongan saat mengunjungi Rumah Potong Unggas dan Food Processing Expravet Nasuba di Jalan Yos Sudarso Medan, kemarin.

Kunjungan ibu-ibu darma wanita ini untuk melihat langsung operasional perusahaan rumah potong unggas dan proses kerjanya. Ikut serta dalam rombongan dari Dinas Peternakan Pempropsu Ir Nurdin Lubis, dari Dinas Pertanian, Peternakan dan Kelautan Pemko Medan Dewi Nainggolan, yang ikut langsung melihat proses produksi.

Menurut Suti Syaiful Bakhri, sistem pemotongan dan proses lainnya harus dilakukan dengan tata cara yang bersih, halal dan hygienis serta lebih terjamin mutunya dibandingkan dengan pemotongan tradisional. “Berdasarkan hasil dari kunjungan kita pun, harga yang dipatok oleh perusahaan tetap terjangkau. Kita berharap dengan kehadiran PT Expravet Nasuba yang bergerak dibidang rumah potong unggas dan food processing menjadi salah satu langkah maju dari group perusahaan PT Mabar,” paparnya.

Sementara pimpinan perusahaan, Rachmi Rahman, menyampaikan kunjungan Darma wanita ini sebagai upaya melihat langsung proses produksi dan pengolahan yang ada di pabrik mereka.

Plant Manager Expravet Nasuba, Ir Sahat Silitonga, menegaskan bahwa kehadiran mereka di Medan untuk membantu program pemerintah dalam meningkatkan konsumsi daging per kapita nasional  yang masih sangat rendah atau hanya 7 kg/orang per tahun. Sementara di Malaysia sudah 59 kg/ orang per tahun, Singapura 49,5 kg dan Filipina 13 kg. “Kita juga menyediakan jasa penyimpanan barang beku seperti ikan, daging dan makanan beku lainnya,” papar Silitonga.

Di akhir kunjungan, ibu-ibu darma wanita berkesempatan untuk berdialog dengan manajemen perusahaan tentang proses produksi. (hendrik hutabarat/rel)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to RUMAH POTONG HEWAN HARUS BERSTANDAR ASUH

  1. Dan Lawrie says:

    You are a very capable individual!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *