PENGEMBANGAN AGRIBISNIS MELALUI KAWASAN TERPADU


MedanBisnis – Purwakarta. PT Perhutani dan Pemkab Purwakarta, Jawa Barat, kini tengah menjalin kerja sama dalam pelestarian dan konservasi hutan serta pengembangan sektor akribisnis melalui kawasan terpadu .
MoUnya diproyeksikan dengan memplot lahan seluas tak kurang dari 40 hektare sebagai lokasi pengembangan dan pembudidayaan ternak lembu dan domba. Untuk perikanan, dilakukan pembudidayaan berbagai jenis ikan di dalam empang. “Luas lahan PT Perhutani yang dijadikan kawasan terpadu itu sebanyak 40 hektare,” ungkap Khusnul Chotimah, Kabid Perencanaan didampingi Ahmad Sobibun, Kasi Program pelaksanaan teknis Dinas Peternakan dan Perikanan Pemkab Purwakarta, Rabu (13/7), di sela-sela kunjungan kerja Komisi B DPRD Labuhanbatu.

Misi penetapan UPTD-KSDA itu diharapkan sebagai kawasan yang dapat dijadikan sumber pengembangan agribisnis dan pelestarian lingkungan hidup di daerah itu. “Daerah bumi perkemahan ini, semoga dapat dijadikan sebagai kawasan pengalian informasi berwawasan lingkungan hidup dan pengembangan agribisnis,” paparnya.

Untuk peternakan lembu dan domba, diharapkan dapat menambah wawasan dalam membudidayakan ternak. Dan, dari luasan kawasan terpadu itu, sekitar 4 ha diplot sebagai lokasi pelatihan, pembibitan dan budidaya peternakan. “Sasarannya menjadi kawasan pelatihan pengembangan dan pembibitan ternak,” imbuhnya.

Kata dia, dalam mengelola kawasan itu melibatkan lintas SKPD di Pemkab Purwakarta. Misalnya saja, untuk konservasi hutan menjadi tanggung jawab Dinas Kehutanan, Perkebunan dan Pertanian setempat. Sementara untuk pengembangan perairan/empang dan peternakan menjadi tugas Dinas Peternakan dan Perikanan. Kata dia, dana yang dialokasikan dari APBD setempat untuk pengembangan kawasan terpadu itu menelan biaya sebesar Rp500 juta. Termasuk pengadaan 20 ekor ternak lembu, 80 ekor domba dan pembangunan fasilitas yang dibutuhkan.

“Untuk membangun kandang, pembelian ternak dan lainnya menggunakan dana Rp500 juta,” ujarnya. Jenis ternak Lembu ungguk yang dikembangkan varietas lembu PO (Peranakan Ongol, red). “Jenis ternak dari India,” katanya.

Pola pengembangannya juga melibatkan masyarakat dengan bagi hasil. Di mana, untuk pemeliharaan dan penyediaan pakan ternak menjadi kewajiban pihak petani-peternak. Dan, system bagi hasil yang dilakukan, untuk anakan lembu pertama menjadi milik petani-peternak, sementara di tahun selanjutnya, anakan kedua menjadi milik Pemkab. “Ya, hasil yang menjadi milik Pemkab akan digulirkan kembali kepada masyarakat lainnya mendatang,” katanya.

Kalangan Komisi DPRD Labuhanbatu menilai program itu terkesan sederhana dan mudah untuk diaplikasikan. Khususnya, memiliki muara yang baik untuk dijadikan program percontohan di Kabupaten Labuhanbatu.

Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu Syawal Efendi Hasibuan, Ketua Komisi D, Akhyar P Simbolon, dan para anggotanya Muhammad Riyadi, Mara Sakti Harahap, Sujarwo, Ronald M Siahaan dan Jamila, menilai konsep serupa laik untuk diterapkan di Kabupaten Labuhanbatu. Terlebih untuk pengembangan agribisnis peternakan.

Sebab, Labuhanbatu yang memiliki luasan perkebunan memiliki potensi penyediaan hijauan pakan ternak. Khususnya, di lahan kebun sawit ketersediaan rerumputan sangat mencukupi. “Sangat potensial untuk dikembangkan di Labuhanbatu. Untuk itu, masukan yang diterima sepanjang kunker dan informasi tentang pengembangan agribisnis akan menjadi bahan dan masukan untuk dibahas dikalangan legislatif dan merumuskannya menjadi saran yang akan diusulkan ke pihak Pemkab,” ujar mereka. (fajar dame harahap)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

1 Response to PENGEMBANGAN AGRIBISNIS MELALUI KAWASAN TERPADU

  1. Perkembangan produk-produk peternakan dan perikanan semakin maju seiring berkembangnya ilmu pengetahuan. Berikut beberapa produk peternakan dan perikanan :

    PRODUK OBAT-OBATAN, VITAMIN, VAKSIN Produksi :
    – PT. Sanbe Veterinary and Aquatic
    – PT. Indosco Boster
    – PT. Natural Nusantara
    – PT. Wonderindo Pharmatama
    – PT. Multifarma Satwa Maju
    – PT. Sarana Veterinaria Jaya Abadi
    – PT. Medion
    – PT. Eka Farma
    – Dll.

    PRODUK PROBIOTIK DAN HERBAL Produksi :
    – Pradiptha Paramita (Minaraya, Jampistres, GraciMax, Promix, GrowBig, Racun Lalat, dll.)
    – Simba Plus (RajaLele, RajaGrameh, SPF, Nutrisi, Nature, dll.)
    – Tamasindo Veterinary (Probio-7, Planton, Raja Siam, Raja Ikan, Proten 2000, dll.)
    – Indosco Boster (Planktop, Sel Multi, Aqua Enzim, Manstap, dll)
    – Nutrend International (Herbafarm Ternak dan Herbafarm Ikan)

    PRODUK PERALATANAN PETERNAKAN dan HASIL PRODUKSI TERNAK :
    – Mesin Penetas Telur Kapasitas 30, 50, 75, 100, 200, 500, 1000, 1500 butir
    – Peralatan Peternakan Hewan Besar
    – DOC/ Bibit Ayam Kampung dan DOD/Bibit Itik
    – Calon Induk Itik Petelur

    Maju Bersama Poultry Shop
    Jl. Sudirman 242 (Simp. Bedagai – Depan Majestyk), Sei Rampah, Kab. Serdang Bedagai, Sumatera Utara
    HP: 0852.57090.372
    http://www.majubersamaps.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *