DUPONT GELAR MAP MEETING BAGI MITRA DI SIMALUNGUN

MedanBisnis – Simalungun.Untuk menguji keterampilan menyuluh dan menguji pengetahuan budidaya jagung bagi petani yang sudah ditetapkan sebagai mitra, PT DuPont menggelar Mitra Andalan Pioneer (MAP) Meeting. Acara dilaksanakan di Taman Hewan, Siantar, Jumat (15/7).
Dalam MAP Meeting ini berintikan lomba keterampilan dan pengetahuan budidaya tanaman jagung yang dikemas dalam cerdas cermat dan lomba penyuluhan budidaya tanaman jagung.

Agronomist PT DuPont Indonesia di Simalungun, Jamerson Saragih, menjelaskan, MAP merupakan petani-petani yang selama ini bersama PT DuPont aktif memberikan penyuluhan bercocok tanam jagung secara umum. “Melalui mitra andalan ini, keunggulan benih Pioneer produk DuPont di Simalungun juga diharapkan tersosialisasi di tengah masyarakat petani di Simalungun,” jelasnya.

Dijelaskannya, DuPont membentuk MAP di Simalungun tahun 2008. Saat ini petani yang sudah tergabung dalam MAP di Simalungun mencapai 40 petani. Sebagai bentukan DuPont setiap anggota MAP mempunyai hak dan kewajiban yang berkaitan dengan produk benih Pioneer produk DuPont. Misalnya, para mitra menjadi pihak pertama yang mendapat informasi tentang benih Pioneer. Selanjutnya, mitra diwajibkan aktif dalam kegiatan Pioneer. “Dengan pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya diharapan juga bisa memberikan masukan dalam penyuluhan baik yang diseenggarakan pemerintah dan swasta,” katanya.

Meeting MAP merupakan kegiatan rutin untuk melakukan koordinasi sesama anggota MAP. Dalam MAP ini, selain dilaksanakan kegiatan lomba juga dilaksanakan saling tukar informasi tentang teknologi bercocok tanam tanaman jagung serta permasalahan yang dihadapi dalam budidaya.

Salah seorang anggota MAP, John Riahman menyatakan acara Meeting MAP sangat dirasakan bermanfaat bagi dirinya. Dalam acara ini, katanya, dirinya bisa menambah pengetahuan bercocok tanam tanaman jagung seperti menambah pengetahuan dan keterampilan teknologi budidaya terbaru. Selain itu, lanjutnya, dengan adanya pertemuan itu tukar informasi seputar permasalahan bercocok tanam jagung juga sering terjadi. Dengan adanya Meeting MAP, tambahnya, sesama anggota bisa saling mengenal sehingga lebih memudahkan berkomunikasi. “Karena itu, diharapkan DuPont lebih sering lagi menggelar Meeting MAP,” katanya.

Menurut John Riahman, dalam even Meeting MAP, misalnya, oleh anggota bisa mengetahui informasi perkembangan budidaya tanaman jagung di seluruh Simalungun, sebab dalam forum ini para anggota saling memberi informasi perkembangan budidaya yang sedang berlangsung di setiap wilayah se-kabupaten Simalungun termasuk masalah-masalah yang dihadapi di tingkat petani.

Dalam Meeting MAP kali ini, kepada anggota yang berhasil menjadi pemenang lomba diberikan hadiah berupa sarana pertanian. (jannes silaban)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *