9 SARAN UNTUK TELINGA SEHAT

Telinga adalah organ yang kompleks. Ia dapat terdiri dari tiga wilayah utama. Pertama, telinga luar untuk melindungi gendang telinga dari kerusakan langsung. Telinga tengah adalah rongga berisi udara yang menghubungkan ke bagian belakang hidung melalui tabung Eustachio, yang akan terbuka bila Anda menelan atau menguap. Yang terakhir adalah tulang kecil yang mengirimkan getaran dari gendang telinga ke telinga bagian dalam atau koklea.

Kesehatan telinga penting kita jaga. Selain membebaskan kita dari rasa sakit dan infeksi juga menyelamatkan pendengaran dari kerusakan.

Sayang tidak banyak orang yang tahu bagaimana cara merawat telinga dengan baik. Sebagai contoh, berharap memiliki telinga yang bersih, seseorang dengan frekuensi yang sering menggunakan cotton bud untuk membersihkannya. Padahal terlalu sering membersihkan telinga dapat menyebabkan infeksi dan kerusakan telinga hingga permanen.

Dilanisir dari laman Daily Mail,   berikut beberapa saran yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan telinga yang sehat.

1. Telinga bagian luar dirancang sebagai tempat yang mudah untuk dibersihkan. Cotton bud yang biasa Anda gunakan bukan berfungsi membersihkan melainkan malah mendorong kotoran telinga semakin dalam. Cara yang paling baik adalah dengan menggunakan air dan sabun. Sebab telinga dengan sendirinya akan mendorong kotoran keluar. Selain itu, Anda juga bisa gunakan minyak zaitun untuk melunakkan kotoran telinga.

2. Jangan khawatir dengan perubahan warna kotoran telinga Anda. Tekstur dan warna dapat berbeda pada setiap orang. Bisa lembut atau keras, bisa berwarna orange atau kecoklatan. Jika sudah berwarna hijau dan kental tandanya telinga Anda mengalami infeksi. Dan itu harus segera diobati.

3. Jangan pernah menggaruk telinga kala terasa gatal. Rasa gatal bisa diakibatkan oleh eksim atau psoriasis. Segera ke dokter untuk mendapatkan pengobatan.

4. Tiap jenis infeksi pada telinga membutuhkan penanganan dari dokter ahli. Ada 2 jenis infeksi yakni pada telinga luar dan telinga tengah. Untuk bagian luar umumnya terjadi karena terkena air kotor. Telinga menjadi sakit, bengkak, atau bahkan bernanah. Biasanya diobati dengan tetesan antibiotik. Sedangkan untuk bagian tengah, terkadang bisa berdampak buruk pada gendang telinga. Gendang telinga bisa pecah. Biasanya penderita diberi resep tablet antibiotik selain menggunakan resep obat tetes.

5. Rasa nyeri yang muncul bukan semata-mata karena telinga Anda bermasalah tetapi bisa karena Anda menderita radang tenggorokan atau nyeri sendi leher. Tapi saat Anda merasa nyeri di telinga ada baiknya Anda konsultasikan pada dokter.

6. Pendengaran Anda bisa berkurang karena faktor usia. Namun jika usia bukan penyebabnya, segera konsultasikan kepada dokter. Pendengaran berkurang secara mendadak bisa karena kerusakan sel-sel rambut.

7. Mendengarkan musik dengan keras dan waktu yang lama dapat merusak sel-sel rambut. Akibatnya pendengaran Anda pun lama-kelamaan berkurang.

8. Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan pendengaran Anda berkurang. Pertama tamparan di telinga menyebabkan gendang telinga berlubang. Biasanya membran akan sembuh dengan sendiri dalam 6 minggu. Tapi telinga harus tetap kering, agar infeksi tidak semakin parah. Kemudian di pukul di bagian telinga saat berenang juga berakibat pada berkurangnya pendengaran. Sebab air dipaksa masuk ke dalam telinga. Trauma dan patah tulang tengkorak seringkali merusak telinga bagian dalam, akibatnya dapat mengurangi pendengaran seseorang.

9. Saat melakukan perjalanan dengan pesawat pun telinga terkadang terasa sakit. Untuk mengurangi rasa sakit itu, Anda bisa memegang menutup hidung dan meniup telinga denga lembut. Atau menguap pun terkadang menjadi solusi.
sumber : http://waspada.co.id

This entry was posted in Informasi Kesehatan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *