PROSPEK TANAMAN COKELAT

PENDAHULUAN

kakao Kmerupakan salah satu komoditas perkebunan yang merupakan salah satu andalan ekspor non migas negara Indonesia. di Indonesia pertama kali dibudidayakan pada 1921 dan berkembang pesat di daerah-daerah pulau Jawa. Sekarang tanaman cokelat sudah menyebar di seluruh Indonesia. Perkembangan cokelat sangat pesat, karena semakin meningkatnya kebutuhan akan tanaman jenis itu, baik untuk konsumsi dalam negeri maupun ekspor

Pada tahun 1997, ekspor kakao dari Indonesia diperkirakan telah mencapai US$ 378 juta. Walaupun nilai tersebut masih merupakan angka estimasi, namun nilai tersebut lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang mencapai US$ 377,5 juta. Sejak tahun 1995-2000 Indonesia merupakan pemasok terbesar nomor tiga di dunia setelah negara Cote d’Ivoire (Pantai Gading) dan Ghana.

Jenis kakao yang terbanyak dibudidayakan di Indonesia adalah jenis:

Criollo (Criollo Amerika Tengah dan Amerika Selatan) yang menghasilkan biji kakao bermutu sangat baik dan dikenal sebagai kakao mulia, fine flavour cocoa, choiced cocoa atau edel cocoa.

Forastero yang menghasilkan biji kakao bermutu sedang dan dikenal sebagai ordinary cocoa atau bulk cocoa.

Trinitario yang merupakan hibrida alami dari Criollo dan Forastero sehingga menghasilkan biji kakao yang dapat termasuk fine flavour cocoa atau bulk cocoa. Jenis Trinitario yang banyak ditanam di Indonesia adalah Hibrid Djati Runggo (DR) dan Uppertimazone Hybrida (Kakao lindak).

Coklat atau produk olahan dari buah kakao adalah makanan sehat. Pohon kakao yang menghasilkan buah yang selanjutnya diolah menjadi coklat terdiri menjadi tiga macam, yaitu criollo, forastero dan trinitario. Kakao jenis criollo mempunyai rasa yang kompleks dan lembut, tetapi cita rasa souvenir chocolatenya kurang kuat, sementara forastero memiliki cita rasa chocolate wedding yang kuat. Sedangkan trinitario menupakan hasil persilangan antara criollo dan forastero.

Khasiat coklat dari chocolate shop untuk kesehatan adalah sebagai antioksidan, antioksidan dalam coklat untuk chocolate souvenir diperoleh dari biji kakao yang mengandung antioksidan flavonoid yang berguna untuk menahan radikal bebas. Khasiat antioksidan yang terkandung dalam flavonoid dalam biji kakao sebanding dengan 6 apel atau 4,5 cangkir teh.

Selain sebagai antioksidan, coklat juga berkhasiat membantu tubuh beristirahat atau mengurangi susah tidur. Khasiat ini terkandung dalam protein yang terkandung dalam biji kakao, protein yang kaya akan asam amino triptofan, fenilalanin dan tyrosin.

Khasiat lainnya adalah coklat mampu mensuplai kalsium dan magnesium untuk tubuh. Oleh karena itu coklat bermanfaat untuk membuat anda bersemangat kembali. Jadi khasiat coklat untuk kesehatan anda, yaitu:
1. Antioksidan untuk menangkal radikal bebas
2. Membantu tubuh beristirahat atau mengurangi susah tidur
3. Membuat bersemangat kembali

Namun coklat yang telah bercampur dengan susu cenderung menghasilkan banyak lemak, itulah sebabnya coklat batangan dengan kadar susu yang tinggi dihindari karena dapat menyebabkan kegemukan. Setelah mengkonsumsi coklat sebaiknya anda banyak mengkonsumsi air putih untuk menghindari resiko batu ginjal.

Prospek Besar Budidaya Tanaman Cokelat

Syarat tumbuh
Bila kita ingin mengembangkan budidaya tanaman cokelat yang perlu diperhatikan adalah daerah tanam ketinggiannya tidak lebih dari 800 meter di atas permukaan air laut, dengan suhu 30º C – 32º C (maksimum) dan 18º C – 21º C (minimum) dengan pH 5,6 – 7,2 serta daerah yang bercurah hujan 1100 mm/tahun – 3000 mm/tahun.

Pembibitan
Biji hendaknya berasal dari pohon yang sehat, produksi tinggi, dan berbuah sepanjang tahun. Biji diambil dari bagian tengah buah dan pulpnya belum mengering. Kalau pulpnya sudah kering biasanya biji sudah berkecambah di dalam buah dan sebaiknya jangan dijadikan bahan tanaman.

Sebelum dikecambahkan biji harus dibersihkan dari pulp yang menempel dengan cara menggosok biji bercampur abu dapur. Hal ini untuk menghindarkan tumbuhnya jamur dan serangga semut. Setelah itu biji dijemur namun jangan sampai keriput. Biji dikecambahkan di bedengan pada media pasir setebal 20 cm yang diberi naungan setinggi 1,5 cm di sisi timur dan 2 cm di sisi barat.

Panen
Sejak dari fase pertumbuhan sampai menjadi buah matang memerlukan waktu kurang lebih 5 bulan. Buah matang dicirikan dengan perubahan warna kulit buah dan biji yang melepas dari kulit bagian dalam. Bila buah diguncang biasanya berbunyi. Perubahan warna dan pengelompokan warna kelas kematangan buah lihat tabel.

Perubahan Warna Bagian Kulit Buah yang Mengalami Perubahan Warna Kelas Kematangan Buah Kuning Pada alur buah C Kuning Pada alur dan punggung alur buah B Kuning Pada seluruh permukaan buah A Kuning Tua Pada seluruh permukaan buah A+ Pada saat memanen buah harus diusahakan agar tidak melukai batang atau cabang yang ditumbuhi buah dan dipotong tepat pada tangkai buah. Luka pada batang dan cabang mengakibatkan bunga tidak tumbuh lagi pada periode berikutnya.

Penyakit
Adanya bercak hitam kecil tidak teratur serta pengeringan dan pengeriputan mengakibatkan daun gugur, di ujung tunas menyebabkan tumbuhnya banyak tunas muda dengan ruas pendek. Pada buah mudanya terlihat gejala bercak coklat diikuti dengan pertumbuhan buah yang aneh bentuknya. Infeksi berawal dari ujung atau pangkal buah. Beberapa hari kemudian buah akan mengering dan mati. Pengendalian dengan menggunakan fungsida dan sanitasi lingkungan, serta memberi jalur penuh dengan areal pertanaman karet

sumber : http://www.pakkatnews.com/budidaya-tanaman-coklat.html

This entry was posted in Informasi AgriBisnis, Informasi Teknologi Tepat Guna, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *